translate

Tampilkan postingan dengan label Shalat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shalat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Mei 2011

Habis Tsunami, Terbitlah Matahari Kembali, AMIIIN

Habis Tsunami, Terbitlah Matahari Kembali
Jepang harus cepat keluar dari krisis yang muncul akibat gempa bumi dan tsunami.
Jum'at, 22 April 2011, 06:00 WIB
Bonardo Maulana Wahono
Warga Jepang memperingati tragedi gempa dan tsunami, 11 April 2011 (AP Photo/Kyodo News)

VIVAnews - Di Jepang, kematian diperingati 49 hari setelah si mati menghadap Yang Kuasa. Mereka yang ditinggalkan tenggelam dalam suasana berkabung. Jumlah korban dari gempa bumi dan tsunami di wilayah Tohoku, arah timur laut Jepang, mencapai 30.000, termasuk yang masih hilang. Dalam sejarah negeri ini, bencana lalu itu adalah yang terhebat. Seluruh negeri masih berduka.

Pada masa perkabungan, stasiun televisi menghindari menayangkan program remeh-temeh dan iklan teramat menyolok demi menghargai perasaan para pemirsa. Peristiwa hanami, atau perayaan mekarnya sakura, kegiatan yang sungguh dicintai oleh bangsa Jepang, dibatalkan. Banyak pentas musik dan pertandingan

Kamis, 14 April 2011

Gerakan dalam ibadah Solat, Manfaat

Shalat sebagai tiang agama adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!
Mari kita coba simak setiap gerakan dalam ibadah Solat berikut ini :

TAKBIRATUL IHRAM

Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.

Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK

Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi

bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I'TIDAL

Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih

lancar.

SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.


DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM

Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar & dalam.


PACU KECERDASAN

Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu sikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR

Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.


MUDAHKAN PERSALINAN

Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-’organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya
otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

AWET MUDA

Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Gerakan gerakan shalat, Manfaat

Gerakan gerakan shalat adalah berdasarkan perintah Allah swt, Jibril as shalat diwaktu shalat, di awal waktu subuh, dan di awal semua waktu shalat 5 waktu, lalu esoknya Jibril as shalat lagi di akhir waktu subuh, dan di akhir semua waktu shalat 5 waktu, seraya berkata pada Rasul saw : Wahai Rasulullah, inilah awal waktu dan akhir masing masing waktu shalat” (Shahih Bukhari Bab shalat),
Tentunya sesuai dengan Jumlah rakaat yg diajarkan, subuh, dhuhur ashar, magrib, isya, sesuai dengan bacaan keras atau pelannya, sesuai dengan semua gerakannya.
Sujud Bikin Cerdas
Shalat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!
Saat seorang hamba telah cukup syarat untuk mendirikan salat, sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya. Sebab salat diturunkan untuk menyempurnakan fasilitasNya bagi kehidupan manusia. Setelah sekian tahun menjalankan salat, sampai di mana pemahaman kita mengenainya?
TAKBIRATUL IHRAM
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
I’TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.
Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar-dalam.
PACU KECERDASAN
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak.
Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.
PERINDAH POSTUR
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan.
Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.
MUDAHKAN PERSALINAN
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).
PERBAIKI KESUBURAN
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.
AWET MUDA
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada keÃ,kencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Salahsatu Manfaat Shalat

Setiap hari, mulai dari bangun pagi, beraktivitas, tidur dan bangun kembali keesokan harinya  bagaikan sebuah siklus harian. Tanpa kita sadari pada saat tertentu kita merasa segar bugar, lapar, bahkan mengantuk selalu pada waktu yang sama setiap harinya seolah-olah ada timer-nya. Itulah yang dinamakan dengan irama sirkadian yaitu pengulangan setiap 24 jam aktivitas biologis tubuh pada interval tertentu.
Dalam kuliah pengantarnya mengenai tidur, Dr. dr. Adnil Edwin Nurdin, Sp.KJ, dosen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Andalas menyampaikan bahwa irama sirkadian dikendalikan oleh suatu bagian di otak yang disebut dengan nukleus suprakiasmatik yang aktivitasnya dipengaruhi oleh sudut datang cahaya matahari yang ditangkap oleh mata sehingga terjadi perubahan fisiologis tubuh secara ritmik setiap harinya. Perubahan arah cahaya matahari juga menjadi dasar penetapan waktu shalat yang merupakan ritual ibadah umat islam yang terbukti memiliki efek positif bagi kesehatan.
Irama sirkadian berlaku pada fungsi tubuh seperti tidur, suhu tubuh, tekanan darah, produksi hormon, pencernaan, jantung, metabolisne ,dan kerja otot. Misalnya suhu tubuh paling rendah sekitar jam 04.30 dan tertinggi kira-kira jam 19.00, tekanan darah paling rendah pada saat jam 06.45 dan paling rendah sekitar jam 18.30, begitu setiap harinya.
Apabila sirkadian terganggu maka akan muncul gejala-gejala seperti kelelahan, insomnia, konstipasi, bahkan dapat memicu penyakit metabolik diabetes melitus dan  penyakit jantung. Irama sirkadian  dapat terganggu karena waktu tidur yang tertunda ( delayed sleep phase syndrome ), pergeseran jadwal kerja ( shift work), dan jet lag, yaitu perjalanan menggunakan pesawat jet yang melintasi zona waktu.
Delayed Sleep Phase syndrome (DSPS) adalah kondisi dimana sesorang susah tidur kecuali hampir datang waktu subuh dan biasanya telat bangun pagi. Kualitas dan kuantitas tidurnya normal, namun pada siang harinya orang ini akan mengantuk dan lelah. Genetik berpengaruh 40-50% kasus. Biasanya Ini terjadi pada remaja dan dewasa muda dengan angka kejadian 7-16% dan 10% dari orang yang mengeluhkan susah tidur kronik. DPSP dapat disembuhkan dengan terapi perilaku yaitu mematuhi jadwal tidur dan terapi cahaya terang yaitu paparan cahaya terang segera setelah bangun tidur dan menghindari paparan cahaya terang pada sore hari.
Shift work atau pergeseran waktu kerja menjadi masalah Negara industri seperti  Amerika Serikat. 20% dari karyawan di Amerika Serikat adalah pekerja shift malam. Para pekerja shift malam akan mengalami perubahan psikologis dan fisiologis. Pekerja shift malam menjadi lebih mudah tersinggung, sensitif, defensif, dan pelupa. efek fisiologisnya adalah kelelahan, kehilangan energy dan gairah seksual, jadwal tidur terganggu, rasa tidak nyaman di perut, dehidrasi, bibir kering , mudah terserang flu,dan gangguan jantung (infark miokard akut). Untuk mengatasi masalah yang timbul akibat shift work maka yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan diri dan kamar tidur agar bisa tidur senyaman mungkin. Atasi dehidrasi dengan cukup minum. Terapi cahaya terang dapat mengatasi masalah tidur.
“Dalam jangka panjang , shift work mempengaruhi marker yang berperan dalam pengendalian berat badan yaitu leptin, insulin dan kortisol yang berkontribusi terhadap munculnya penyakit diabetes, kardiovaskular, dan obesitas.”Kata Frank Scheer instruktur kedokteran bagian sleep medicine, di Brigham dan Women's Hospital and Harvard Medical School, di Boston.
Gangguan irama tubuh yang terjadi pada jet lag adalah karena tubuh harus menyesuaikan diri dengan perubahan zona waktu yang tiba-tiba akibat penerbangan yang melintasi zona waktu. Menurut penelitian NASA tubuh membutuhkan waktu 1 jam untuk memulihkan tubuhnya ke irama yang normal. Gejala yang muncul bervariasi mulai dari lemas, susah tidur, cemas, konstipasi, diare, bingung, sakit kepala, dehidrasi, mudah tersinggung, kehilangan nafsu makan, berkeringat, masalah koordinasi, bahkan  hilang ingatan. Beberapa orang dapat mengalami denyut nadi yang ireguler dan penurunan daya tahan tubuh.
Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa perubahan jam tidur, jadwal aktivitas, dan perubahan relatif zona waktu karena penerbangan dapat menyebabkan gangguan irama sirkadian yang berdampak pada kesehatan. Sholat seperti yang telah kita singgung sebelumnya merupakan ibadah yang sudah ditentukan waktunya, yaitu berdasarkan posisi matahari terhadap bumi dapat menjadi terapi perilaku yang mengendalikan aktivitas seseorang agar selalu disiplin sesuai irama sirkadian sehingga dalam beraktivitas tidak berlarut-larut hingga mengganggu fungsi tubuh.
Sebuah penelitian pengaruh sholat tahajud terhadap daya tahan tubuh pada siswa pesantren memberikan hasil positif bahwa sholat dengan ikhlas meningkatkan daya tahan tubuh. Sholat tahajud yang hukumnya sunah saja memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan, lalu bagaimana dengan sholat lima waktu yang diwajibkan bagi setiap setiap muslim. Tentu begitu banyak manfaat yang perlu kita ungkap.
Sholat lima waktu bagaikan check point pada siklus irama sirkadian, karena waktu pelaksanaannya yang sesuai dengan siklus harian tubuh sangat mungkin sekali hikmah sholat wajib  salah satunya adalah untuk mengontrol  fungsi tubuh yang berubah secara ritmik.
Sholat shubuh sekitar jam 05.00, berdasarkan diagram irama sirkadian, pada saat itu suhu tubuh berada pada titik terendahnya. Gerakan sholat bagaikan warming up sebelum beraktivitas siang harinya, selain itu relaksasi yang ditimbulkan mengurangi produksi hormon kortisol yang memberikan efek stress pada tubuh. Pada siang harinya konsentrasi  dan koordinasi tubuh meningkat sehingga aktivitas berada pada puncaknya. Saat itu shalat zuhur berperan sebagai momen untuk beristirahat dan berdo’a yang memberikan efek refresh bagi tubuh dan pikiran sebelum melanjutkan aktivitas. Pada sore hari kecepatan metabolism tubuh berada pada puncaknya, sholat ashar membantu memperlancar prosesnya.  Sekitar jam 18.30 suhu tubuh dan tekanan darah berada pada titik tertinggi, keadaan ini berefek somatopsikis sehingga kita jadi emosional, untuk itu sholat maghrib menjadi pengendalinya. Pada malam hari melatonin yaitu hormon yang berfungsi mengatur irama sirkadian. Saat itu shalat isya menjadi  penyegar sebelum tidur dengan nyenyak.
Tubuh kita sudah diciptakan dengan sempurna dengan keseimbangannya atau yang lebih dikenal dengan  homeostasis dalam dunia kedokteran maka janganlah rusak keseimbangan itu. Salah satu bentuk keseimbangan itu adalah irama sirkadian yang telah Ia jaga dengan perintah shalat sebagai checkpoint perubahan fungsi tubuh yang ritmik.

Mengenai Saya

Watampone, sulawesi selatan, Indonesia
Belajar membuat blog, untuk keperluan positif dan tetap kritis

renunganku